Cinta Ditolak, Andy Habisi Nyawa Guru SMP dan Ibunya, Lalu Pergi Nguli ke Proyek Rumah Sakit

Cinta itu buta, tak menegal kedudukan dan lain sebagainya.

Kalau cinta sudah membara, besar keinginan seseorang untuk mendapatkan orang yang Ia cinta.

Begitu pula dengan cinta pria yang satu ini, yang tidak ada salahnya karena ini menyoal perasaan.

Namun jangan sampai cinta malah menyusahkan, apalagi bikin bahaya dan nyawa orang terancam.

Seperti cintapria ini, yang bahkan membuat seorang guru meregang nyawa karena cintanya yang membara.

Cintanya yang tumbuh dari hati, berakhir jadi benci, hingga Ia pun nekat berbuat hal sadis.

Ia membuat guru tersebut meninggal dunia, karena cintanya ditolak oleh sang guru.

Pria patah hati yang membunuh guru itu adalah Andy.

Ia merupakan warga di Purworejo, Jawa Tengah, yang sakit hati setelah cinta ditolak oleh guru wanita yang Ia sayang.

Andy pembunuh perempuan bernama Wira, seorang ibu guru SMPN di Purworejo.

Tak hanya membunuh Wira, AY juga membunuh orangtua dari korban, yakni orangtua perempuannya.

Andy akhirnya berhasil ditangkap setelah dua bulan buron.

Bang Andy, sapaannya, ditangkap di Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Warga Desa Secang, Kecamatan Ngombol ini ditangkap saat bekerja di sebuah proyek di rumah sakit.

“Kejadian pembunuhan berencana terjadi di Grabag.

Pelaku membunuh dengan menggunakan golok," kata Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono dikutip dari akun instagram Humasres Purworejo, Senin (10/1/2021).

Setelah melakukan aksi, tersangka pergi ke Jakarta bekerja di lokasi proyek pembangunan RS Harapan Kita di Kota Bambu Utara Kecamatan Palmerah Jakarta Barat.

Atas tindakanya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP atau pasal 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Andy mengaku emosi lantaran cintanya ditolak.

"Saya sungguh-sungguh ingin dia jadi istri saya," ujarnya.

sumber:tribunjogja.co.id

Belum ada Komentar untuk "Cinta Ditolak, Andy Habisi Nyawa Guru SMP dan Ibunya, Lalu Pergi Nguli ke Proyek Rumah Sakit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel